Rute K-Drama Daehangno: 4 Spot hingga Naksan Saat Senja
Susuri empat lokasi syuting asli dari kafe legendaris yang berdiri sejak 1956, melewati Daehangno dan Ihwa-dong, lalu tutup hari di tembok kota Naksan yang mulai menyala. Lengkap dengan jam terbaru dan batasan rute.

Ingin berburu lokasi drakor tanpa menghabiskan waktu berpindah-pindah melintasi Seoul? Rute Daehangno ini menyambungkan empat lokasi syuting asli dalam satu arah: Hakrim Dabang, Marronnier Park, Ihwa-dong Mural Village, lalu Naksan Park. Sisihkan 4–5 jam dan mulai sekitar 4½ jam sebelum matahari terbenam. Jaraknya memang ringkas, tetapi paruh akhir terus menanjak menuju tembok kota.
Ringkasan rute
- 1Hakrim Dabang
- 2Marronnier Park
- 3Ihwa-dong Mural Village
- 4Naksan Park
- Urutan: Hakrim Dabang → Marronnier Park → Ihwa-dong Mural Village → Naksan Park
- Durasi: Sekitar 4–5 jam, termasuk minum kopi, mencocokkan adegan, berfoto, dan menunggu senja
- Jalan kaki: Kurang lebih 1,8 km · sekitar 35–45 menit di antara perhentian
- Waktu mulai terbaik: Tiba di Hakrim Dabang sekitar 4½ jam sebelum matahari terbenam
- Cocok untuk penggemar: My Love from the Star, Twenty-Five Twenty-One, Encounter, Rooftop Prince, serta adegan tembok kota yang terasa familier
Garis pada peta mempertahankan urutan perhentian, bukan petunjuk jalan setingkat gang. Google juga bisa gagal menghitung rute jalan kaki dengan beberapa perhentian di Korea. Untuk navigasi pejalan kaki secara langsung, buka tautan Naver Map di setiap titik. Jangan terkecoh oleh jaraknya: selepas perhentian kedua, jalur terus bertambah tinggi.
1. Hakrim Dabang — mulai dari interior yang langsung dikenali penggemar
Hakrim Dabang buka sejak 1956. Kayu gelap, dinding penuh potret, dan rak piringan hitamnya masih mempertahankan karakter visual yang terlihat dalam My Love from the Star. Fitur resmi VISITKOREA tentang Daehangno juga mengaitkan kafe ini dengan The Heirs. Datanglah untuk menikmati kafe yang benar-benar bertahan hingga kini, bukan untuk mencari properti atau set rekonstruksi.
- Jam buka: Setiap hari 10.00–23.00; pesanan terakhir 22.00 (dicek ulang 12 Agustus 2026; daftar resmi mengingatkan bahwa jam dapat berubah)
- Harga: Kopi Wina ₩6.500; cheesecake krim ₩6.500 (harga menu dicek 10 Agustus 2026; pastikan lagi sebelum memesan)
- Pesanan khas: Kopi Wina dengan tampilan krim kocok yang menjadi ciri kafe
- Waktu kunjungan: 45–60 menit; antrean dapat terbentuk pada jam populer
- Peta: Google Maps · Naver Map
2. Marronnier Park — cocokkan adegannya, lalu lanjutkan perjalanan

Menurut fitur resmi Seoul tentang lokasi syuting, adegan pertemuan dengan mawar kuning dalam Twenty-Five Twenty-One berlangsung di sini. Patokan yang masih bertahan adalah pelataran terbuka dan deretan gedung seni bata merah. Properti sementara sudah tidak ada; taman mungil ini paling pas dijadikan jeda 20 menit antara kafe dan tanjakan.
- Jam buka: 24 jam; gratis (dicek ulang 12 Agustus 2026)
- Yang dicari: Cocokkan pelataran dan gedung seni di sekitarnya, bukan set drama permanen
- Waktu kunjungan: 20–30 menit
- Peta: Google Maps · Naver Map
3. Ihwa-dong Mural Village — karya seninya berubah, rumah warga tetap ada

Materi pariwisata resmi mencatat Ihwa-dong sebagai lokasi Encounter dan Rooftop Prince. Mural serta instalasi kecil tersebar di gang permukiman yang curam, tetapi satu karya bisa dihapus, dicat ulang, atau tertutup perubahan baru. Ikuti papan peta terkini di lokasi; tangkapan layar lama bukan jaminan bahwa mural yang sama masih ada.
- Akses: Gang publik tidak memiliki loket dan tercatat dapat diakses 24 jam; pilih siang hingga awal malam karena kawasan ini tetap merupakan permukiman warga
- Yang dicari: Temukan karya yang masih ada di sepanjang jalur bertanda, bukan terpaku pada satu mural terkenal yang mungkin sudah hilang
- Waktu kunjungan: 45–75 menit
- Etika berkunjung: Pelankan suara, jangan memotret ke dalam jendela atau pintu, dan jangan memasuki tangga maupun teras bertanda privat
- Peta: Google Maps · Naver Map
4. Naksan Park — jadikan tembok kotanya, bukan satu adegan, sebagai penutup

Seoul City Wall di Naksan muncul dalam drama seperti The King 2 Hearts, The Heirs, dan My Lovely Girl. Tempat ini tetap layak menjadi penutup meski Anda tidak mengenali satu bingkai tertentu. Datang sebelum matahari terbenam untuk melihat susunan batunya dalam cahaya siang, lalu tunggu lampu jalur menyala dan cakrawala memasuki blue hour.
- Jam buka: Taman buka 24 jam; gratis. Naksan Exhibition Hall merupakan fasilitas terpisah: 09.00–18.00, atau 09.00–17.00 saat musim dingin (dicek ulang 12 Agustus 2026)
- Yang dinikmati: Jalur publik di sepanjang tembok dan panorama kota saat cahaya berubah; setelah gelap, tetap berada di jalur publik yang terang
- Waktu kunjungan: 60–90 menit hingga melewati matahari terbenam
- Peta: Google Maps · Naver Map
Sebelum berangkat
- Cek waktu matahari terbenam serta peringatan panas atau hujan hari itu. Pada puncak musim panas, berangkat lebih sore mengurangi paparan panas, tetapi juga menyisakan lebih sedikit cahaya di gang permukiman.
- Paruh akhir rute berisi tanjakan panjang dan tangga. Bus kampung Jongno 03 bisa menjadi jalan keluar praktis dari titik Naksan bila Anda tidak ingin turun berjalan kaki; cek kedatangan langsung sebelum mengandalkannya.
- Koper membuat rute ringkas ini berubah menjadi pendakian yang merepotkan. Baca kapan bagasi bisa mengacaukan satu hari perjalanan di Korea, lalu cari tempat penitipan barang terdekat sebelum mulai berjalan.
Sumber dan kredit aset
- Fitur VISITKOREA tentang Daehangno — konteks resmi lokasi syuting dan kawasan, dipertahankan dari artikel induk yang telah terbit.
- Fitur Visit Seoul tentang lokasi syuting — rujukan resmi lokasi syuting, dipertahankan dari artikel induk yang telah terbit.
- Seoul Tourism Archive ARP00fqi1 — halaman asal gambar Ihwa-dong yang dipertahankan; catatan Korea Open Government License Type 1 tetap disertakan.
- Aset utama — aset sampul dipertahankan; asal Seoul Tourism Organization serta catatan penggunaan ulang yang dikonfirmasi operator pada 9 Agustus 2026 tetap disertakan.
- Aset isi 1 — aset isi dari lokasi yang tepat dipertahankan; sumber dan catatan penggunaan ulang tetap disertakan.
- Aset isi 2 — aset isi dari lokasi yang tepat dipertahankan; sumber dan catatan penggunaan ulang tetap disertakan.
- Aset isi 3 — aset isi dari lokasi yang tepat dipertahankan; sumber dan catatan penggunaan ulang tetap disertakan.
- Aset isi 4 — aset isi dari lokasi yang tepat dipertahankan; sumber dan catatan penggunaan ulang tetap disertakan.
- Aset isi 5 — aset isi dari lokasi yang tepat dipertahankan; sumber dan catatan penggunaan ulang tetap disertakan.
- VISITKOREA: Hakrim — entri resmi terkini, diperiksa 12 Agustus 2026 untuk alamat, jam 10.00–23.00, pesanan terakhir 22.00, menu khas, dan peringatan perubahan.
- Visit Seoul: Ihwa Mural Village — entri resmi Seoul yang disunting 9 November 2025; konteks permukiman di lereng dan alamat terkini diperiksa 12 Agustus 2026.
- Visit Seoul: Naksan Park — entri resmi Seoul yang disunting 28 April 2026; akses taman 24 jam, tiket gratis, dan jam terpisah gedung pameran diperiksa 12 Agustus 2026.
- Seoul Metropolitan Government: Marronnier Park — halaman foto resmi pemerintah kota untuk subjek Marronnier Park yang dipertahankan.
- Seoul Metropolitan Government: Parks in Seoul — halaman resmi taman Seoul yang mengonfirmasi alamat Naksan, jalur akses, dan hubungannya dengan tembok kota.
- Korea Tourism Data Lab — kerangka pasar kunjungan internasional untuk tahun penuh 2025 yang digunakan dalam pelokalan.





