15 Makanan K-Drama dan Kapan Orang Korea Menyantapnya
Makanan dalam K-drama memang nyata dan kerap hadir di keseharian. Namun, waktunya sering sama penting dengan menunya. Inilah makna 15 hidangan populer dalam makan sehari-hari, malam bersama teman, ulang tahun, cuaca, dan hari raya.

Sebagian besar makanan dalam K-drama memang pilihan sehari-hari. Namun, bagi penonton Korea, waktu kemunculannya sering menjadi petunjuk pertama. Ramyeon dan ayam goreng cocok untuk malam santai, sedangkan miyeokguk, tteokguk, samgyetang, dan pajeon dapat diam-diam menandai ulang tahun, hari raya, musim, atau hujan.
Ini tidak berarti setiap adegan makanan adalah aturan. Kebiasaan berbeda menurut keluarga, usia, daerah, jadwal, dan anggaran. Drama hanya memadatkan asosiasi yang lentur itu menjadi momen yang mudah dibaca.
Sebuah artikel VISITKOREA tahun 2025 tentang makanan dalam K-content menunjukkan pola yang sama lewat jeon saat hujan, samgyetang pada musim panas, gimbap untuk piknik, dan miyeokguk pada ulang tahun. Dalam diskusi terbaru penonton K-drama di Reddit, ramyeon, jjajangmyeon, gimbap, barbeku, tteokbokki, dan ayam goreng berulang kali disebut sebagai makanan yang ingin mereka pahami atau coba.
Makan cepat, camilan, dan adegan pesan antar
1. Ramyeon (라면) — makan cepat sendirian, camilan malam, atau berbagi santai
Mi instan dalam panci atau cup biasanya memberi kesan makanan nyaman tanpa banyak persiapan: tokohnya pulang larut, tidak punya banyak waktu, atau sudah cukup akrab untuk makan tanpa formalitas. Dua karakter yang berbagi satu panci mungkin menghadirkan ketegangan romantis di layar, tetapi ramyeon sendiri adalah makanan biasa di dapur dan minimarket.
2. Gimbap (김밥) — bekal praktis, makanan piknik, atau makan cepat di sela jadwal
Gimbap buatan rumah lekat dengan piknik, karya wisata sekolah, dan hari olahraga. Versi yang dibeli di toko juga menjadi makanan bungkus sehari-hari. VISITKOREA menjelaskan tradisi piknik sekaligus peran modern gimbap sebagai santapan cepat di sela kegiatan. Itu sebabnya, adegan gimbap bisa menandakan perhatian, rutinitas, atau kestabilan—bukan kemewahan.
3. Tteokbokki (떡볶이) — budaya jajan sepulang sekolah yang tetap disukai orang dewasa
Wajan berisi kue beras merah biasanya menempatkan adegan di kedai bunsik, pasar, atau tempat jajanan kasual. Tteokbokki lazim dipesan bersama gimbap, sundae, fish cake, atau gorengan. Jadi, meja drama dengan beberapa piring kecil belum tentu merupakan makan malam lengkap di restoran. Panduan bunsik VISITKOREA menempatkan kelompok makanan ini sebagai camilan sekaligus makan praktis pada hari biasa.
4. Jjajangmyeon (짜장면) — makanan Korea-Tionghoa yang mudah dipesan, dengan simbol pindahan
Mi saus kacang hitam dapat dimakan kapan saja. VISITKOREA menyebut jjajangmyeon sebagai comfort food yang tersedia luas sepanjang musim. Dalam drama, kotak makanan yang tiba di antara kardus pindahan memakai asosiasi yang familier: cepat, mudah diantar, dan tidak membutuhkan dapur yang sudah dibongkar. Adegan ini mudah dikenali, tetapi bukan kewajiban yang diikuti setiap keluarga.
Makanan yang mengubah malam menjadi momen sosial
5. Ayam goreng, sering bersama bir — pesan antar, menonton pertandingan, atau bersantai dengan teman
Ayam goreng cocok untuk kelompok di rumah, malam kasual di restoran, atau pertandingan di televisi. Bir membentuk pasangan bernama chimaek, tetapi alkohol tidak wajib. Keluarga dan orang yang tidak minum alkohol dapat menikmatinya dengan soda. Sejarah ayam goreng Korea dari VISITKOREA menyebut hidangan ini dapat disantap sepanjang musim dan menjelaskan pasangan ayam-bir tersebut.
6. Samgyeopsal (삼겹살) — santapan yang dibangun lewat percakapan dan panggangan bersama
Adegan pork belly sering menandai makan malam tim, reuni, kencan pertama yang mulai santai, atau kumpul setelah hari panjang. Para pengunjung memasak dan merangkai suapan bersama. Makna sosial persisnya berbeda-beda, dan tidak semua orang Korea sering makan barbeku. Petunjuk praktis bagi wisatawan adalah panggangan, lauk pendamping, dan pesanan minimum yang membuatnya lebih cocok sebagai makan bersama daripada santapan cepat sendirian.
7. Pajeon dan makgeolli (파전·막걸리) — pasangan saat hujan
Hubungan antara hujan, panekuk gurih yang mendesis, dan arak beras keruh cukup kuat untuk langsung membentuk suasana dalam drama. Namun, orang tetap makan jeon saat cuaca cerah dan tanpa alkohol. Anggap hujan sebagai pemicu yang familier, bukan jadwal wajib. Panduan makanan K-content VISITKOREA mencatat petunjuk berbasis cuaca yang sama.
Perhatian, rasa nyaman, dan meja makan rumah
8. Juk (죽) — saat seseorang sakit, lelah, atau membutuhkan makanan lembut
Tokoh yang membawakan bubur biasanya sedang menunjukkan perhatian. Bubur sayuran, ayam, abalon, dan labu juga tersedia di kedai sarapan serta restoran spesialis, sehingga juk bukan hanya “makanan orang sakit”. Teksturnya yang lembut menjelaskan asosiasi tersebut; ini adalah makanan, bukan pengobatan. Entri bubur sayuran VISITKOREA menggambarkannya sebagai makanan yang dipilih ketika seseorang sulit makan.
9. Kimchi jjigae (김치찌개) — makan siang atau malam yang akrab dan hangat
Sup kimchi dapat muncul di rumah, restoran lingkungan setempat, atau setelah barbeku. Ini makanan sehari-hari, bukan penanda acara khusus. Cara penyajiannya pun berbeda: beberapa tempat memberikan satu panci kepada setiap pengunjung, sedangkan yang lain menaruh satu panci di tengah. Karena itu, cara menyendok bersama dalam drama bukan etiket universal.

10. Miyeokguk (미역국) — sup ulang tahun dan petunjuk ringkas tentang siapa yang mengingat
Sup rumput laut juga dimakan di luar ulang tahun, tetapi maknanya bertambah pada hari lahir. Hubungannya dengan makanan pascapersalinan mengaitkan semangkuk sup ulang tahun dengan ibu yang melahirkan. Dalam drama, memasaknya bisa menunjukkan perhatian keluarga atau kedekatan; sebaliknya, tidak ada yang mengingat dapat menandai kesepian. Artikel resmi VISITKOREA mengonfirmasi tradisi ulang tahun sekaligus akarnya sebagai makanan pascapersalinan.
Makanan cuaca dan kalender
11. Samgyetang (삼계탕) — sup ayam panas pada hari-hari terpanas musim panas
Kontradiksinya justru menjadi inti. Pada boknal, yaitu tiga hari tradisional terpanas pada musim panas, restoran samgyetang dipadati pengunjung yang memilih sup ayam panas sebagai santapan stamina musiman. Ini tradisi kuliner budaya, bukan bukti manfaat kesehatan. Banyak orang juga memilih makanan lain.
12. Naengmyeon (냉면) — mi dingin saat cuaca panas atau penutup setelah daging panggang
Mi dingin menjadi properti musim panas yang mudah dibaca dan pilihan umum setelah barbeku. Sejarahnya lebih rumit daripada gambaran modern: sejumlah tradisi naengmyeon justru berkembang sebagai makanan musim dingin karena kuah dongchimi tersedia pada musim tersebut. Mangkuk dingin dalam adegan bulan Juli adalah simbol musim masa kini, bukan keseluruhan sejarahnya.
13. Eomuk (어묵) — uap, kuah, dan sudut jalan pada musim dingin
Tusuk fish cake langsung menandai cuaca dingin: karakter menghangatkan tangan dengan gelas kertas berisi kuah sambil mengobrol di kios. Eomuk sendiri dimakan sepanjang tahun dalam sup, tumisan, dan bekal. Artikel Korea.net tentang fish cake menjelaskan mengapa versi jalanan yang mengepul sangat lekat dengan musim dingin.
14. Tteokguk (떡국) — Seollal dan awal tahun lunar baru
Sup irisan kue beras dalam adegan keluarga biasanya menunjuk pada Tahun Baru Imlek, terutama ketika tokoh membungkuk kepada orang yang lebih tua atau berbicara soal usia. Restoran juga menjual tteokguk di luar hari raya, tetapi sinyal kalendernya nyata. Panduan hari raya VISITKOREA 2026 mencantumkan makan tteokguk bersama sebagai tradisi Seollal.
15. Songpyeon (송편) — persiapan Chuseok dan kerja bersama keluarga
Kue beras berbentuk setengah bulan ini sering muncul ketika kerabat berkumpul mengelilingi meja menjelang Chuseok. Adegan dapat terasa hangat, tegang, atau lucu karena proses membuat makanan memberi alasan bagi beberapa generasi untuk berada di satu tempat. Kini semakin banyak keluarga membeli songpyeon daripada membentuk setiap buah sendiri. Isi dan bentuknya juga berbeda menurut daerah.
Baca adegannya sebelum meniru pesanannya
Cara termudah memakai daftar ini adalah bertanya: apa fungsi makanan dalam adegan? Apakah cepat, untuk berbagi, menunjukkan perhatian, terkait cuaca, atau bersifat seremonial? Jawaban itu memberi konteks lebih baik daripada menganggap setiap hidangan sebagai kebiasaan nasional.
Untuk memahami mengapa minimarket, ramyeon, dan ayam goreng sangat sering muncul—termasuk peran penempatan produk—baca panduan Delivery Spot tentang makanan K-drama dan PPL. Sebuah laporan pengalaman lokal di komunitas wisata Korea Reddit juga memperlihatkan pentingnya pasangan makanan: tteokbokki, gimbap, sundae, dan gorengan terkadang lebih alami dinikmati bersama daripada dicentang satu per satu.
Kredit foto
- Foto hidangan Korea dan banchan dari koleksi domain publik Rawpixel
- Foto tteokbokki oleh Sung Sook, CC BY 2.0, melalui Wikimedia Commons
- Foto gimbap dari koleksi domain publik Rawpixel
- Foto miyeokguk oleh National Institute of Korean Language, CC BY-SA 2.0 KR, melalui Wikimedia Commons
Sumber dan kredit gambar
- Do Koreans Eat Based on the Weather and Their Feelings? — Diperiksa untuk makanan terkait cuaca, piknik, musim, dan ulang tahun.
- Diskusi penonton K-drama di Reddit — Digunakan sebagai konteks minat penonton, bukan aturan budaya.
- Bunsik & Street Food — Diperiksa untuk konteks tteokbokki dan bunsik.
- Jjajangmyeon: A Korean-Chinese Favorite for All Ages — Diperiksa untuk konteks jjajangmyeon.
- Fried Chicken: Find it in Daegu, Korea's Crispy Capital — Diperiksa untuk konteks ayam goreng dan chimaek.
- Vegetable Porridge — Diperiksa untuk konteks juk.
- Korea.net fish-cake feature — Diperiksa untuk hubungan eomuk dengan musim dingin.
- Three Major Traditional Korean Holidays — Diperiksa untuk tteokguk pada Seollal.
- Komunitas wisata Korea Reddit — Digunakan sebagai pengalaman lokal mengenai pasangan makanan.
- Foto hidangan Korea dan banchan dari Rawpixel — Kredit gambar sampul.
- Foto tteokbokki oleh Sung Sook — Kredit gambar, CC BY 2.0.
- Foto gimbap dari Rawpixel — Kredit gambar domain publik.
- Foto miyeokguk oleh National Institute of Korean Language — Kredit gambar, CC BY-SA 2.0 KR.
- Gambar sampul Delivery Spot — File gambar sampul artikel ini.





